• Selasa, 17 Mei 2022

Tutupi Kebohongan, Ibu Menyusui Nekat Lakukan Teror Bom

- Senin, 1 November 2021 | 17:59 WIB
Kasatreskim Polres Kuningan, Akp Muhamad Hafid Firmansyah bersama Kasubag Humas Polres Kuningan, Iptu Carsa menunjukan barang bukti teror bom Bank, di Mapolres Kuningan. Senin (1/11/2021) siang.
Kasatreskim Polres Kuningan, Akp Muhamad Hafid Firmansyah bersama Kasubag Humas Polres Kuningan, Iptu Carsa menunjukan barang bukti teror bom Bank, di Mapolres Kuningan. Senin (1/11/2021) siang.

CiremaiNews.com (Kuningan) Kasatreskim Polres Kuningan AKP Muhamad Hafid Firmansyah menjelaskan motif pelaku teror bom Bank Mandiri, Ciawigebang rupanya berawal dari masalah pribadi.

Disebutkan dalam kesehariannya perempuan (31 tahun) yang diduga pelaku teror bom Bank Mandiri, merupakan pedagang kue basah, berhasil ditangkap pada Jum'at (29/10/2021) lalu. "Pelaku melakukan aksinya untuk menutupi kebohongan terhadap ibunya sendiri," paparnya dalam keterangan pers, Senin (1/11/2021) di Mapolres Kuningan.

Takut kebohongannya ketahuan oleh ibu kandung. Seorang pedagang kue MN (31 tahun) orangtua tunggal dari lima anak,nekat melakukan teror bom di sebuah Bank, Ciawigebang, Kuningan.

 

"Berawal saat korban menjawab pertanyaan orang tuanya yang menanyakan uang, kemudian pelaku menjawab uangnya ada di bank, karena tak ingin ketahuan ibunya sendiri, akhirnya pelaku melakukan ancaman teror bom," terangnya 

Dalam aksinya pelaku melakukan ancaman teror bom dengan menelpon Customer Service (CS) Bank Mandiri, yang mengabarkan akan ada bom di Bank tersebut.

"Setelah itu tersangka kemudian mengirim pesan yang mengatasnamakan anggota gerakan merdeka raya.  Itu terjadi pada Jumat (22/10/2021) lalu," terang AKP untuk Muhamad Hafid Firmansyah, Kasatreskim Polres Kuningan, Senin (1/11/2021) di Mapolres Kuningan.

Diketahui perempuan yang merupakan orangtua tunggal, beranak lima menuliskan pesan singkat : " SELAMAT MENIKMATI KAMI SEGENAP ANGGOTA GERAKAN MERDEKA RAYA TELAH MENYIAPKAN BOM Di SELURUH BANK CIAWIGEBANG AKAN MELEDAK PADA PUKUL 11.00 WIB".

"Pesan singkat dengan kata-kata tersebut, dikirim pelaku kepada beberapa nomor kontak yang dimilikinya secara acak. Nomor yang digunakan pelaku adalah 083166177419," sambung AKP Hafid.

Halaman:

Editor: Andini Rahmawati

Tags

Terkini

Asal Usul Nama Gunung Ciremai, Jawa Barat

Kamis, 14 April 2022 | 13:07 WIB

Ciremai 'Endless adventure Mounts'

Kamis, 14 April 2022 | 02:09 WIB

Unik! Sempatkan Tadarus Saat Demo 11 April 2022

Selasa, 12 April 2022 | 11:32 WIB

Terpopuler

X