• Rabu, 10 Agustus 2022

Pertama Kali di Kuningan, SMK Gelar Pendidikan Karakter Orang Tua dan Siswa

- Selasa, 11 Januari 2022 | 14:43 WIB
Kepala SMK Karnas Kuningan, Dr. Yeppy saat memberikan sambutan bersama motivator Dr. Marlock
Kepala SMK Karnas Kuningan, Dr. Yeppy saat memberikan sambutan bersama motivator Dr. Marlock

Menjadi agenda rutin tahunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Karya Nasional (Karnas) Kuningan menggelar motivasi peningkatan karakter orangtua dan siswa. Hal itu diungkapkan oleh Kepala SMK Karnas Kuningan, Dr H Yefri Esa Trijaka menyebutkan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya peningkatan karakter orangtua dan siswa menuju standar minimum keluarga bahagia untuk orangtua dan desa.

"Ini salah satu langkah SMK Karnas untuk meningkatkan soft skill dan bisa menjadi sebab akibat agar siswa berprestasi dan sholeh yang nanti efeknya menjadi keluarga bahagia,"ujarnya di sela acara motivasi yang bertema Menuju Standar Minimum Keluarga Bahagia untuk Warga Desa.

Acara tersebut menghadirkan Founder Peduli SMK Membangun Desa, DR Marlock sebagai motivator peningkatan karakter para siswa dan orangtua. Saat penyampaian materi Dr Marlock atau yang biasa disebut Gus Mar, menjelaskan pendidikan karakter untuk orang tua dengan siswa, baru terjadi pertama kalinya di Kabupaten Kuningan.


"Untuk orangtua agar masuk pada standar minimum keluarga bahagia. Karena dari rumah itulah standar sekolah yang terbaik, orangtua adalah guru yang terbaik. Begitu sampai di keluarga bahagia, di situlah pintu rezeki terbuka, " tambahnya.


Menurutnya standar minimal kebahagiaan bukan hanya soal uang, namun cukup anak bisa hormat pada orang tua. "Ya seperti bangun pagi sendiri tanpa disuruh, menyuci dan menyetrika bajunya sendiri, rajin sholat tanpa diperintahkan orang tua dan anak mau belajar tanpa disuruh. Itu standar bahagianya orangtua, " paparnya.


Ia juga mengapresiasi upaya SMK Karnas dalam memberikan motivasi peningkatan karakter bagi keluarga siswa-siswinya.
"SMK Karnas juga mewujudkan pengentasan kemiskinan dengan mencetak lulusan yang sudah siap bekerja, walau tidak mengandalkan bekerja di perusahaan orang lain. Tapi siswa diharapkan bisa berwirausaha sendiri saat lulus nanti, " ujarnya.***

Editor: Andini Rahmawati

Tags

Terkini

Cecep Rusdianto Terpilih Sebagai Ketua MQEF

Selasa, 5 Juli 2022 | 21:48 WIB

KKN Ribuan Mahasiswa Uniku di 64 Desa

Selasa, 5 Juli 2022 | 20:12 WIB

Penghujung Petang, Pagar Putih Pendopo Roboh

Minggu, 26 Juni 2022 | 18:41 WIB

Satgas Pangan Polres Kuningan: Stok BBM Aman

Rabu, 22 Juni 2022 | 15:15 WIB

Uniku Kembali Meraih Program Kampus Merdeka

Jumat, 17 Juni 2022 | 13:27 WIB

Aa Gym Ungkap Dua Ciri Pengusaha Muslim

Kamis, 16 Juni 2022 | 19:08 WIB

Terpopuler

X