• Selasa, 17 Mei 2022

374 Desa di Jawa Barat, Telah Memiliki Perbup Batas Desa

- Jumat, 28 Januari 2022 | 10:41 WIB
 Kepala Bidang Pengembangan Potensi Desa, Bayu Rahma.
Kepala Bidang Pengembangan Potensi Desa, Bayu Rahma.

CIREMAINEWS.COM , Kuningan - Tepat tanggal 14 Januari 2014 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengesahkan RUU Desa menjadi Undang-Undang Desa No. 6 Tahun 2014 dan tercatat dalam Lembar Negara 2014-7.

UU Desa menyatakan Desa adalah desa dan desa adat atau disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintah, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat, melalui Kepala Bidang Pengembangan Potensi Desa, Bayu Rahma, mengungkapkan selama perjalanan delapan tahun undang - undang desa di Jawa Barat, tercatat, sekitar 6,7 persen atau sekitar 374 desa dari 5312 desa di Jawa Barat yang sudah mempunyai batas desa yang sudah menjadi peraturan bupati.

Baca Juga: Tekuni Budidaya Magot, 24 Desa Kecamatan Ciawigebang Siap Tuntaskan Masalah Sampah

"Sedangkan di Kabupaten Kuningan terdapat 83 desa dari 9 kecamatan di Kabupaten," ungkapnya saat penyerahan Perbup Bupati Kuningan, tentang batas desa, di Pendopo Kuningan. Kamis (27/1/2022).

Dijelaskan Bayu, melihat perbandingan jumlah penduduk dan luasan wilayah di Provinsi Jawa Barat sekitar 50 juta penduduk, sedangkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur sekitar 35 juta penduduk. "Tetapi jumlah desanya sudah delapan ribuan, ini berbanding lurus dengan jumlah alokasi dana desa sehingga Jabar signifikan untuk alokasi dd yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah desa di Jabar," jelasnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Terima Tiga Aspirasi Perangkat Desa

Pihaknya berharap setiap desa di wilayahnya memiliki grand desain penataan desa yang di dalamnya terdapat aspek tata ruang. Nantinya, setiap pembangunan yang dilakukan harus berbasiskan tata ruang tersebut sehingga akan lebih terkonsep.

"Saya mengapresiasi Pemkab Kuningan yang telah melakukan upaya menyelesaikan 83 batas desa. Semoga ini dapat memberikan inspirasi untuk Kabupaten/Kota lain untuk bisa menyelesaikan batas desa,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Andini Rahmawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Asal Usul Nama Gunung Ciremai, Jawa Barat

Kamis, 14 April 2022 | 13:07 WIB

Ciremai 'Endless adventure Mounts'

Kamis, 14 April 2022 | 02:09 WIB

Unik! Sempatkan Tadarus Saat Demo 11 April 2022

Selasa, 12 April 2022 | 11:32 WIB

Terpopuler

X