• Selasa, 17 Mei 2022

Yanuar Prihatin Simak Curahan Hati 40 Kades di Kuningan

- Selasa, 15 Maret 2022 | 19:20 WIB
Saat silaturahmi bersama 40 Kepala Desa di Kabupaten Kuningan.
Saat silaturahmi bersama 40 Kepala Desa di Kabupaten Kuningan.

 
CIREMAINEWS.COM , Kuningan - Puluhan kepala desa se-Kabupaten Kuningan mengikuti silaturahmi bersama Anggota DPR RI Yanuar Prihatin di Graha Ahmad Bagja , Desa Pajawankidul, Kecamatan Lebakwangi.
 
Dalam agenda tersebut, legislator PKB menjawab secara langsung permasalahan yang ada di Desa. 
 
Persoalan Perpres 104 tahun 2021 dipertanyakan oleh Kades Karangkamulyan, Yayat menyebutkan aturan tersebut membebani pemdes untuk mengalokasikan Dana Desa sebesar 40 persen untuk BLT.
 
 
  "Padahal yang tahu kondisi di lapangan adalah kami, dan kondisi masing-masing desa tentu berbeda terkait siapa dan berapa banyak yang harus dibantu," terangnya. 
 
Yayat meminta agar DPR RI segera menyampaikan segera merevisi aturan-aturan yang membebani Pemdes tersebut.
 
Beberapa kades lainnya juga menyayangkan adanya Permen Desa PDTT yang tidak membolehkan dana desa untuk pembangunan balai desa dan atau tempat ibadah, yakni Permen Desa PDTT Nomor 13/tahun 2020.
Saat silaturahmi bersama 40 kepala desa.
"Dengan adanya Peraturan Menteri ini ada beberapa desa yang pembangunan balai desanya mangkrak karena sebelumnya aturan tersebut tidak ada. Padahal desa sudah berharap banyak dari dana desa ini bisa digunakan untuk pembangunan balai desa tersebut, " ujar seorang kades.
 
Selain itu, beberapa kades berharap agar ada perbaikan jalan raya di desa mereka yang banyak berlubang dan mengancam keselamatan pengguna jalan.
 
 
"Tadi ada beberapa Kades yang mempertanyakan soal terbitnya Peraturan Presiden nomor 104 Tahun  2021 tentang Rincian APBN 2022 hingga persoalan jalan yang banyak berlubang di beberapa desa, " tutur Yanuar Prihatin, Anggota Komisi II DPR RI Dapil Jabar X. 
 
Dikatakan Yanuar, pihaknya akan segera menyampaikan aspirasi tersebut kepada eksekutor. "Karena Anggota DPR RI bukan eksekutor kebijakan, kita akan sampaikan keluhan ini kepada pemerintah, posisi Saya hanya menjembatani sifatnya," terangnya. Ia memaklumi kondisi dan karakteristik desa berbeda-beda di satu wilayah dengan lainnya. 
 
Sedangkan permasalahan jalan berlubang ditanggapi langsung oleh Ketua DPC PKB Kuningan, Ujang Kosasih yang turut mendampingi saat pertemuan dengan 40 kepala desa. 
 
"Saat ini musim penghujan maka jika diperbaiki saat ini akan sangat rentan sekali untuk alami kerusakan, " terangnya. 
 
Meski demikian Ujang yang juga Wakil Ketua DPRD Kuningan ini, mengklaim telah meminta Dinas PUTR Kuningan untuk memaksimalkan anggaran pemeliharaan jalan sebesar Rp. 9 miliar. 
 
"Anggaran pemeliharaan yang Rp 9 miliar ini bisa dioptimalkan, gunakan saja agar jalan berlubang segera bisa diperbaiki," kata Ujang.
 
Terkait banyaknya keluhan dari para Kades, Ujang menggarisbawahi, intinya adalah adanya komunikasi yang intens antara Kades dengan pihak terkait di pemerintahan.
Jika ada komunikasi yang baik, imbuhnya, semua permasalahan tidak ada yang tidak bisa dicarikan solusinya. 
 

Editor: Andini Rahmawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Asal Usul Nama Gunung Ciremai, Jawa Barat

Kamis, 14 April 2022 | 13:07 WIB

Ciremai 'Endless adventure Mounts'

Kamis, 14 April 2022 | 02:09 WIB

Unik! Sempatkan Tadarus Saat Demo 11 April 2022

Selasa, 12 April 2022 | 11:32 WIB

Terpopuler

X