• Selasa, 17 Mei 2022

Zona Tradisional, Begini Kata Eks Ketua Pansus Ciremai dan KTH

- Kamis, 31 Maret 2022 | 19:19 WIB
Taman Nasional Gunung Ciremai,  Jawa Barat.
Taman Nasional Gunung Ciremai, Jawa Barat.

CIREMAINEWS.COM - Soal penolakan adanya zona tradisional yang dilontarkan salah satu Lembaga Swadaya Masayarakat (LSM) lingkungan menuai reaksi masyarakat sekitar yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) dari 24 desa penyangga di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai yang tergabung dalam Paguyuban Siliwangi Majakuning.

Kepala Desa Trijaya Kecamatan Mandirancan, Wihanto mengatakan masyarakat Trijaya, secara otomatis menjaga dan melestarikan hutan, bila masyarakatnya dapat melakukan aktifitas penyadapan pinus.

Baca Juga: BTNGC Bantah Tudingan Dugaan Bisnis Dibalik Rencana Penyadapan Pinus

"Karena bila ada dampak pada hutan tentunya Kamilah pertama terkena yakni warga sekitar. Maka menjaga kelestarian lingkungan dan hutan itu pastinya akan Kami lakukan, " ujarnya, Kamis 31 Maret 2022.

Wihanto menuturkan dahulu hutan pinus yang berada di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai dekat Desa Trijaya adalah pohon yang ditanam oleh orangtuanya.

"Kenapa LSM menolak, kami gak habis pikir, kenapa LSM tidak berpihak pada kami (masyarakat). Saya sebagai Kuwu akan berjuang membela masyarakat kami yang hidup dan bergantung pada Gunung Ciremai, ini kemauan masyarakat yang di usulkan ke ke kami (Pemdes), maka akan didukung penuh," tandasnya.

Baca Juga: Permainan Dibalik Bisnis Getah Pinus di Kawasan Konservasi, Kuningan Termasuk

Hal yang sama dibenarkan oleh Kuwu Desa Padabeunghar, Kuwu Pasawahan dan Kuwu Desa Setianegara yang mendukung penuh usulan Zona Tradisional dan program kemitraan konservasi pemungutan HHBK

" Kami para kepala desa mendukung penuh adanya perubahan Zona Tradisional, termasuk di dalamnya adanya akses masyarakat untuk melakukan penyadapan pohon pinus. Dengan adanya penyadapan Pinus otomatis akan berdampak posisi bagi peningkatan ekonomi masyarakat kami. Selama ini masyarakat hanya mendapatkan hasil dari kopi, duren, jengkol dan lainnya, yang tanaman itu tanaman musiman," ujarnya.

Halaman:

Editor: Andini Rahmawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Asal Usul Nama Gunung Ciremai, Jawa Barat

Kamis, 14 April 2022 | 13:07 WIB

Ciremai 'Endless adventure Mounts'

Kamis, 14 April 2022 | 02:09 WIB

Unik! Sempatkan Tadarus Saat Demo 11 April 2022

Selasa, 12 April 2022 | 11:32 WIB

Terpopuler

X