• Rabu, 10 Agustus 2022

Daniel Johan : Komunitas Tionghoa di Indonesia Juga Wajib Mengamalkan Pancasila

- Senin, 20 Juni 2022 | 12:12 WIB
Anggota MPRI RI, Daniel Johan (Ciremainews)
Anggota MPRI RI, Daniel Johan (Ciremainews)

Ciremainews - Mengamalkan Pancasila adalah tugas dari seluruh masyarakat Indonesia. Tak terkecuali dari masyarakat komunitas Tionghoa.

Anggota MPR RI, Daniel Johan mengajak komunitas Tionghoa untuk dapat mengamalkan Pancasila dalam kehidupan bermasyakarat. Baginya, komunitas Tionghoa juga memiliki peran dalam membangun bangsa.

'Setiap warganegara berhak menjalankan peran dalam membangun negara ini," ujar Daniel saat melaksanakan sosialisasi 4 Pilar di Restoran Hanura Landak, Kalimantan Barat, Jumat 15 April lalu.

Daniel mencontohkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga melalui suri tauladan, misalnya dalam Sila Pertama, Mengajak dan mencontohkan kepada anak untuk melakukan ibadah yang sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut, menunjukkan sikap menghargai dan menghormati perbedaan agama dan kepercayaan orang lain dalam pergaulan sosial.

"Hal ini berguna kepada anak untuk sikap menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan namun juga menghargai dan menghormati agama dan kepercayaan orang lain," tegasnya.

Pengurus DPP PKB ini mengajak dan membangun kemauan anak untuk memiliki sikap mau menolong dan membantu dalam keluarga. Memberi kesempatan kepada anak untuk mengembangkan inisiatif membantu anggota keluarga tanpa tekanan atau paksaan.

"Menunjukkan sikap kepada anak untuk menghargai dan menghormati orang yang lebih tua dalam anggota keluarga dan menyayangi yang lebih muda. Hal ini berguna untuk mengajarkan kepada sikap tolong-menolong dan adab yang baik," terangnya


Daniel juga memperkenalkan kepada anak karya seni beragam budaya dan istiadat lokal dan budaya nasional berupa lagu daerah dan lagu nasional atau karya seni lainnya. Hal ini untuk untuk membangun wawasan anak tentang memahami perbedaan dalam kerangka persatuan dan kesatuan bangsa.

"Selain itu dapat pula dengan memberi keleluasan anak untuk berinisiatif melakukan suatu aktivitas tatkala anggota keluarga melakukan pekerjaan tertentu yang tetap dalam pengawasan orang tua. Hal ini untuk membangun semangat gotong royong kepada anak," tutupnya.***

Halaman:

Editor: Priyo Pamungkas Kustiadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UAS : Terganggu Suara Adzan, Harus Diruqyiah!

Senin, 28 Februari 2022 | 04:29 WIB

Viral Ibu Muda di Padabeunghar Melahirkan Tanpa Hamil

Jumat, 28 Januari 2022 | 19:51 WIB

Kopkar Tirta Kamuning, Naik 14 Persen

Kamis, 27 Januari 2022 | 14:22 WIB

Terpopuler

X