Safari Literasi Digital, Tingkatkan Kecakapan Netizen

- Senin, 29 Agustus 2022 | 13:52 WIB
Seminar safari literasi digital RTIK Kuningan.
Seminar safari literasi digital RTIK Kuningan.

CiremaiNews.com, Kuningan - Pesatnya perkembangan internet, membuat pentingnya wawasan dan kesadaran masyarakat terhadap tekhnologi digital, untuk itu Relawan Tekhnologi dan Informasi (TIK) Kabupaten menggelar Safari Kuningan Makin Cakap Digital dengan tema Aman dan Produktif di Ruang Digital, di Gedung Djarnawi , STKIP Muhammadiyah. Sabtu (27/8/2022).

Kegiatan Literasi Digital ini, diikuti oleh puluhan mahasiswa STKIP Muhammadiyah, dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya. Diantaranya Ketua R-TIK Jabar Muh Nur Fajar Muharom dengan materi Menjaga Keamanan Pribadi di Era Digital, Desna Riski Ariansah 'Cara Menghasilkan Uang Dari Internet, dan Meylani Pratiwi 'Tips Aman Bertransaksi Digital' .

Baca Juga: Tim Pengabdian Masyarakat Berikan Edukasi dan Pendampingan di Desa Cibuntu

Ketua R-TIK Kuningan, Asep Mahpudin M.Kom mengatakan Relawan TIK di Kuningan sudah ada sejak tujuh tahun yang lalu. "Gerakan Literasi Digital bertujuan agar masyarakat dapat membuka wawasan terhadap internet dan bisa berinteraksi secara aman dan nyaman," terangnya.

Pihaknya pun menyasar generasi Z yakni pelajar dan mahasiswa agar cerdas menggunakan media tekhnologi digital yang digunakan dalam sehari - hari. "Insya Allah program ini akan menyasar kampus - kampus lainnya agar mahasiswa bisa dengan aman berselancar di dunia digital dan semakin cakap dalam menggunakan internet," jelasnya.

Sementara itu, Ketua R-TIK Jabar, M Nur Fajar Muharom mengatakan kegiatan tersebut sudah seharusnya dilaksanakan karena literasi digital bukan hanya tugas pemerintah saja, juga tugas bersama. "Saya apresiasi seminar literasi digital ini yang telah menggunakan konsep pentahelik melibatkan seluruh unsur masyarakat," ujar Fajar.

Hari Jadi Kuningan

Pihaknya berharap Seminar Literasi Digital bisa terus berlanjut dengan pembahasan menarik lainnya. "Karena Literasi Digital tuh banyak bidangnya, jika dibagi itu ada empat pilar yakni keterampilan, etika, keamanan, dan budaya, dan itu harus diselenggarakan secara masif," sambungnya.

Edukasi digital itu, imbuh Fajar, merupakan hak masyarakat. "Jadi bukan hanya milik masyarakat perkotaan, juga masyarakat yang ada di pedesaan," jelasnya.

Halaman:

Editor: Andini Rahmawati

Tags

Terkini

X