Komisi II Soroti Permasalahan Tanah IKN, Yanuar: Kita Kehilangan Informasi

- Selasa, 20 September 2022 | 18:51 WIB
Pimpinan Komisi II DPR RI, Yanuar Prihatin.
Pimpinan Komisi II DPR RI, Yanuar Prihatin.

CiremaiNews.com, Jakarta – Komisi II DPR RI menyoroti perkembangan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang dinilai hingga saat ini tidak terpantau bagaimana proses dan laporannya.

Hal itu diungkapkan Yanuar Prihatin, Wakil Ketua Komisi II DPR RI dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Gedung Parlemen, Senin 19 September 2022.

Baca Juga: Yanuar Ajak Kyai Kampung Maknai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa

Sebelumnya, politikus PKB itu meminta agar masalah pertanahan IKN diagendakan secara khusus, karena menurutnya, sejak Undang-Undang IKN ditetapkan hingga saat ini tidak dapat diketahui sejauh mana perkembangannya.

“Undang-Undangnya sudah diputuskan, kenapa kita kehilangan jendela pintu untuk melihat sejauh mana, karena memang badan otorita IKN ini mitranya tidak ada. Akhirnya kita memantau itu semua hanya lewat media social, lewat online, lewat berita-berita, tapi itu pun sifatnya informatif, bahkan Sebagian simpang siur,” ucap Yanuar.

Sehingga, lanjutnya, kami di Komisi II merasa berkepentingan, karena ini urusan Ibu Kota Negara yang sampai hari ini kita pun tidak tahu seperti apa progress nyatanya.

Dirgahayu Kuningan

Yanuar pun menyontohkan, bahwa Komisi II bermitra dengan BPN yang dinilai pasti mengetahui perkembangan soal proses IKN karena terkait dengan tugas pokok dan fungsinya misal dengan pengadaan lahan dan pemanfaatan tanah, tapi ketika diperiksa ternyata mata anggaran atau nomenklatur soal tersebut tidak ada.

“Saya tidak tahu ini dari mana anggaran soal pengadaan lahan, dan lainnya. Kita kan tahu luasnya luar biasa 250 ha untuk seluruh totalnya di kawasan inti ada sekitar lima sampai enam ribu hektar,” katanya.

Halaman:

Editor: Andini Rahmawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X