• Selasa, 17 Mei 2022

Cara Jitu Gaet Santri Baru, Ponpes Ini Luncurkan Lagu Nasyid

- Minggu, 13 Februari 2022 | 21:49 WIB
Cuplikan Lagu Nasyid Ponpes Al Muchtar (Ciremainews)
Cuplikan Lagu Nasyid Ponpes Al Muchtar (Ciremainews)

Bekasi, Ciremainews - Salah satu cara Pondok Pesantren ini untuk menggaet siswa agar mau masuk dalam institusi pendidikan dengan cara unik. Ponpes Al-Muchtar yang berada di Bekasi Utara ini merilis lagu bergenre Nasyid.

Pondok Pesantren Al-Muchtar yang terletak di daerah Perwira, Bekasi Utara, Jawa Barat ini meluncurkan sebuah Lagu Nasyid berjudul “Inikah Jalanku” yang seolah ingin kembali mengingatkan Para Orang Tua dan Santri akan hakikat dan tujuan untuk mondok.

“Jadi saya melihat sebagian anak-anak muda jaman sekarang masih ada yang menganggap bahwa hidup dipondok pesantren akan menghambat perkembangan ilmu, sosial dan mental mereka, serta menghambat kebahagiaan masa muda mereka, inilah yang menjadi motivasi saya dalam membuat Lagu ini," ungkap Ustadz Abdul Qohir Ishomuddin, salah satu pengajar di PonPes Al-Muchtar, Minggu, 13 Februari 2022.

Baca Juga: Pertama Kali di Kuningan, SMK Gelar Pendidikan Karakter Orang Tua dan Siswa

Pencipta Lagu “Inikah Jalanku” ini menambahkan, Lagu yang ditulisnya bertujuan untuk mengenalkan kepada publik kegiatan-kegiatan positif yang ada dipondok pesantren. Menurutnya, Meskipun anak-anak tidak diperbolehkan untuk memegang handphone dan alat-alat elektronik lainnya, mereka tetap bisa bahagia dan berkembang dengan bimbingan rohani, jasmani dan intelektual dari Kiai dan Guru-Guru Pembimbing lainnya.

"Masyarakat juga tidak perlu terlalu khawatir masalah kesehatan karena di masa Pandemi ini, Pondok Pesantren Al Muchtar telah menerapkan standar dan Protokol Kesehatan (Prokes) yang cukup ketat sesuai anjuran Pemerintah.

Ustadz Abdul Qohir mengungkapkan bahwa lagu yang proses pembuatannya memakan waktu selama kurang lebih 3 bulan ini, terinspirasi dari pengalaman pribadinya ketika menjadi Santri.

Baca Juga: Ratusan Pelajar Ikuti Lomba Lari Marathon 4 KM

“Kami menuntut ilmu di Pondok Pesantren dari berbagai daerah yang berbeda, latar belakang yang berbeda bahkan tujuan yang berbeda. Kemudian Kiai beserta Guru-Guru Pembimbing yang lainnya hadir untuk menyatukan tujuan utama kami melalui nasehat maupun melalui kegiatan-kegiatan yang telah ditanamkan nilai-nilai kehidupan didalamnya," terangnya.

Halaman:

Editor: Priyo Pamungkas Kustiadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X